Ini adalah kalimat tanya yang umum digunakan oleh penutur bahasa Nias, kecuali yang berdialek selatan. Kalimat tanya ini dapat anda ucapkan kepada semua kalangan usia karena termasuk kalimat yang dianggap sopan sesuai kultur sosialnya. Berikut contoh lain untuk menanyakan kabar dengan kata Hadia dalam bahasa Nias: Hadia duria, ga'a? Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kata benda yang terdapat dalam bahasa Nias berkategori sebagai nomina konkret dan abstrak. Cara penggunaannya dalam suatu kalimat ada yang mengalami perubahan huruf awal kata dan ada juga yang tidak berubah. Hal ini disebut alomorf dalam linguistik. Sejauh ini belum ada referensi khusus Kandungan Berharga Terkait Dengan Surat An-Nisa Ayat 78. Paragraf di atas merupakan Surat An-Nisa Ayat 78 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai kandungan berharga dari ayat ini. Terdokumentasikan berbagai penjelasan dari kalangan ahli ilmu terkait makna surat An-Nisa ayat 78, misalnya seperti tercantum: 📚 Tafsir Al Nias : Ya'o kalasi dua SMA. Indonesia : Saya siswa kelas 2 SMA. English : I'm the second year Senior High School student. Nias : Saohagõlõ. Indonesia : Terima kasih. English : Thank you. Ya'ahowu : salam khas Nias yang berarti luas, biasanya diucapkan saat bertamu, bertemu dengan orang, memulai pidato, dll. Tögi Ndrawa, artinya: Gua Orang Asing. Begitu juga keturunan Polem yang beradaptasi di Nias dan berbicara bahasa Nias. Contohnya di desa Mudik. Namun seringkali masih terdapat relik-relik dari bahasa ibu sendiri yang dipertahankan. Saat ini ada sekitar satu juta penutur bahasa Li Niha. Ini termasuk 700.000 orang Nias etnis yang tinggal di Saya ingin mengatakan bahwa suku orang Nias, dalam arti hanya satu suku yang homogen, memang tidak ada. Dan kita dapat bayangkan pula, bahwa di antara sekian banyak nama pohon dan tumbuhan serta nama-nama binatang dan insek dalam bahasa Nias sekarang masih terdapat relik-relik bahasa kuno sebagai indikasi dalam penelitian asal usul bahasa KUMPULAN AMAEDOLA BAHASA NIAS BESERTA ARTINYA | PUTERA BANGSA. DI SINI SAYA SEDIKIT MENSHARE KE KITA SEDIKIT AMAEDOLA ZATUA.SEMOGA BERMANFAAT.SELAMAT MEMBACA !!!!! 1. Hulö harita, olifu ia gulinia (Bagaikan kacang lupa akan kulitnya) Artinya : Seseorang yang melupakan asal-usulnya atau yang melupakan seseorang yang telah berbuat baik kepadanya. 2. bWOLYR.

bahasa nias dan artinya